Tips Bagaimana cara seimbangkan antara pekerjaan utama dan pekerjaan sampingan – Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari yang semakin mencekik ini, banyak di antara kita yang ambil side job juga, atau istilahnya bisa disebut pekerja lepas. Bekerja sebagai pekerja lepas atau freelance saat ini dilakukan oleh banyak orang meskipun mereka sebenarnya telah memiliki pekerjaan utama. Alasannya selain bisa menambah pemasukan keuangan bagi keluarga, dan alasan lainnya bagi sebagian orang, bekerja sebagai freelance juga merupakan sebuah tantangan. Namun terkadang saking menikmatinya bisnis sampingan ini, pekerjaan utama justru sering terabaikan.

Lalu Bagaimana caranya agar bisa menyeimbangkan antara pekerjaan utama, freelance, dan juga kehidupan pribadi Anda sehari-hari? Mari kita simak tips dibawah ini.

Buat garis keseimbangan

Buat garis keseimbangan yang jelas antara pekerjaan utama dengan pekerjaan sebagaifreelance. Seperti waktu kerja, jadwal meeting, dan waktu istirahat.

Akhirnya jangan lupa untuk selalu bekerja dengan ‘hati’ karena setiap pekerjaan yang dilakukan dengan hati hasilnya akan maksimal dan membuat Anda santai.

Namun tetap tidak lupa juga memberikan waktu untuk beristirahat. Setidaknya cobalah menerapkan satu tips di atas dalam rangka menyeimbangkan kehidupan kerja Anda.

Atur jadwal pekerjaan dan rumah se efisien mungkin

Buatlah daftar pekerjaan harian Anda secara terjadwal setiap minggunya. Selain itu buat juga jadwal ulang, misal ada pekerjaan yang tidak bisa Anda selesaikan pada hari ini, maka Anda bisa menjadwal di hari berikutnya.

Jadwal ini berlaku untuk pekerjaan utama maupun pekerjaan Anda sebagai freelance. Hal ini untuk membuat waktu yang Anda miliki lebih teratur.

Penjadwalan Waktu yang ketat dan disiplin

Bila pekerjaan Anda menyita waktu, anggaplah pekerjaan sebagai ‘anak-anak’ Anda. Curahkan waktu yang berkualitas antara pekerjaan utama dan pekerjaan sebagai freelance. Sehingga masing-masing mendapat waktu dan perhatian yang dibutuhkan untuk berkembang. Anda harus menentukan berapa banyak waktu yang dihabiskan pada aspek-aspek pekerjaan Anda berdasarkan pada berapa banyak uang yang diperoleh.

Misalnya, jika 70 persen uang yang Anda peroleh berasal dari pekerjaan klien di freelanceatau sebaliknya, maka perlu untuk mencurahkan 70 persen dari jam kerja Anda. Jika Anda bekerja 10 jam sehari, maka setidaknya selama 7 jam Anda harus fokus pada pekerjaan tersebut. Kemudian Anda dapat membagi sisa waktu yang ada untuk fokus pada pekerjaan lainnya.

Luangkan sedikit waktu buat hobi agar tidak stress

Mantan pelatih basket terkenal John Wooden pernah berkata, “Jangan biarkan kegiatan mencari nafkah mencegah Anda menikmati kehidupan.”Ya mengabdikan banyak waktu untuk bekerja memang perlu, tapi pastikan juga Anda mengambil waktu untuk bersantai dan menikmatinya.

Pilih satu hari dalam seminggu di mana Anda memiliki waktu luang tanpa gangguan. Misalnya berkumpul bersama keluarga atau melakukan hobi seperti surfing, sky diving,yoga, menonton film atau membaca buku, Anda bukan robot, karenanya nikmatilah hidup.

Dengan cara ini akan menyegarkan pikiran dari kesibukan kerja yang sudah dilalui selama seminggu serta dapat mencegah kelelahan.

Bisakan..??  jika tips di atas bisa dijalani insya allah bisnis sampingan anda tidak akan menyita waktu pekerjaan utama dan juga waktu untuk keluarga dan diri anda sendiri.. waspada strees taun 2016 ini.. hehehe